Postingan

8.4 (my happiness ever)

heloww beloww, kali ini aku mau ceritain tentang kelas 8.4 alias kelas lama ku yang menururku super menyenangkan. waktu kelas 8 aku ditempatin di kelas 8.4. yaa, awalnya memang biasa aja sebelum aku mengenal teman-teman yang super duper asik dan pastinya kompak. aku selalu exacted kalau ngebahas tentang 8.4 karna i really really love 8.4. di kelas 8.4 aku ketemu teman-teman yang sebenarnya punya perbedaan yang cukup jauh denganku. mereka cukup heboh dan berani, sedangkan aku terlalu monoton dan banyak takut untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya gak perlu aku takutin. tapi, sejak aku ketemu mereka, aku merasakan perubahan yang jauh dari diriku. aku bisa belajar untuk tidak monoton, tidak kaku, tidak takut untuk melakukan hal yang sebenarnya gak salah untuk dilakukan. aku suka pertemanan ini dan aku sangat bersyukur bisa memiliki teman-teman hebat seperti mereka. di 8.4 terlalu banyak kenangan dan kekompakan yang aku rasakan. beberapa diantaranya: 1. ngerayain hari guru 2. bu...

Setidaknya Selamanya

Ini sudah hampir satu tahun dan perasaan itu masih ada. Kamu ingat tidak diskusi matematika kita diujung kelas yang tidak sampai satu menit itu? Atau mata kita yang selalu bertemu di mata pelajaran tertentu? Atau mungkin pertanyan-pertanyaan ku yang kamu jawab seadanya? Mungkin kamu lupa, tapi aku tidak akan pernah lupa. Aku masih ingat bagaimana percakapan pertama kita yang sangat tidak sengaja terjadi. Aku masih hafal dialog yang kamu ucapkan saat diskusi tidak sengaja itu terjadi. Aku masih terbayang kalimat yang kamu ucapkan yang sampai sekarang masih menjadi alasanku untuk tidak pergi dari ruangmu. Kalau seandainya kamu membaca tulisan singkat tanpa awalan ini, kamu harus tau that I miss you so bad. Rasanya sesak. Semuanya hanya sebatas “dulu” yang tidak bisa terulang lagi. Aku gak bisa menyalahkan siapapun atas kamu yang sekarang jauh. Aku gak bisa marah karna gak ada yang perlu aku marahin, semua berjalan sesuai alur disini. Ini sudah hampir satu tahun dan perasaan itu...

Terlahir

Aku tidak pernah tau aku lahir dari kondisi seperti apa. Dari keluarga yang hangat, dari keluarga yang berantakan, atau mungkin dari keluarga yang tidak pernah peduli. Yang aku tau aku terlahir dari rahim seorang ibu, dan sudah hanya itu. Apapun yang terjadi nantinya, aku tidak pernah mendapat bayangannya. Dulu aku pikir rumah yang aman damai jauh dari badai itu akan selalu begitu. Tapi siapa yang tau kapan badai tepat terjadi? Aku adalah orang yang egois. Aku tidak suka kalau orang lain mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku. Aku tidak suka. Tapi siapa yang peduli? Tidak ada.  Makanya aku memilih diam. Meredam kecewaku dalam-dalam, kalau bisa dikubur agar tidak ada yang tau.  Karna apapun yang terjadi, tidak ada yang bisa diubah. Tidak ada yang bisa dikembalikan. Aku tidak pernah tau lahir dari kondisi seperti apa. Tapi aku tidak pernah menyesal memiliki diriku sendiri.

tidak hanya didengar

"Sedang aku dari pilu, aman yang ternyata palsu, juga semua yang terlalu baik." (amin paling serius - nadin amizah, sal priadi) "Bun, hidup berjalan seperti bajingan." (bertaut-nadin amizah) "Aku tak sempurna, tak perlu sempurna, akan kurayakan apa adanya." (tutur batin-yura yunita) "I'd say you broke my heart but you broke much more than that. Now i don't want your sympathy i juat want my self back." (enough  for you- olivia rodrigo) "Perlahan menjerit atas yang kuterima dari orang-orang yang tak paham." (usik- feby putri) "If i get more pretty, do you think he will like me?" (prom queen- beach bunny) "Selama kulihat engkau senang, yang lainnya kusimpan sendiri." (bunga tidur- tulus) "I see everyone getting all the things i want, i'm happy for them but then again i'm not." (jealousy, jealousy- olivia rodrigo) Lirik-lirik yang aku tulis diatas terlalu menggambarkan semua yang ada di benakku....

Hujan

Aku suka hujan. Aku suka aroma hujan, aku suka suara hujan, aku suka bagaimana caranya jatuh satu per satu ke tanah. Menurutku hujan adalah peristiwa alam paling indah yang pernah ada. Hujan selalu menenangkan. Hujan selalu meredamkan suara tiap-tiap tangis yang diutarakan. Aku kagum kepada hujan. Semua orang tau hujan jatuh dari awan yang gelap, tapi hujan tidak pernah malu untuk jatuh. Dia tidak pernah malu berasal dari awan yang berbeda. Andai saja hujan adalah sosok nyata yang bisa ku ajak bicara secara langsung, aku ingin diajarkan cara menerima jalan yang sudah ditentukan.  Hujan tidak pernah marah walaupun setelah ia reda posisinya digantikan dengan pelangi. Hujan tidak pernah marah walaupun pelangi yang "katanya" indah itu lebih menarik perhatian dari pada dirinya yang setiap insan mungkin sudah bosan mendengarnya. Tapi seindah apapun pelangi aku akan tetap memilih hujan, sebesar apapun petirnya. .

Sedarah, Sedaging, Sepeluk

  Mereka bilang aku egois, meneruskan kekecewaanku dan membiarkan yang lain mencari cara sendiri Aku hanya tidak rela peluknya dimiliki orang lain Aku hanya tidak ingin tutur lembutnya didengar insan lain Aku hanya tidak tega membiarkan diriku sendiri menangisi sosok yang bertahun-tahun lalu mengajariku tidak boleh menjadi cengeng   Andai saja bisa terulang kembali…, aku hanya ingin kembali menjadi anak-anak lalu membiarkan ia memelukku dan saat itu juga akan kuhentikan waktu agar peluk itu menjadi milikku selama-lamanya.   Aku marah. Aku kecewa.   Aku marah karna aku tidak bisa melakukan apa-apa selain diam menatap pelukan hangatnya yang sudah bertahun-tahun tidak aku rasakan kini menjadi milik orang lain.   Aku kecewa karna ia juga ikut diam membiarkan peluk hangatnya dimiliki orang lain.   Aku bukannya egois, Aku hanya rindu menjadi putri kecilnya.   .   “Dan kau pangeranku mengambil peran.”    ...

Re Dirgantara

 Topik kali ini sedikit berbeda. Kali ini aku mau nyeritain tokoh favoritku yang mungkin gak akan aku temuin di sudut dunia manapun. Sebelumnya, kenalin aku Shafira. Aku biasa dipanggil Shafir, fira, dan nama panggilan lainnya. Aku suka membaca. Ada beberapa buku yang sudah aku baca, dan dari setiap buku pasti ada tokoh yang memiliki daya pikat untuk menarik pembacanya. Tapi tokoh yang satu ini berbeda. Tokoh yang satu ini terlalu memikat, sangat memikat. Dia bukan tokoh seperti kebanyakan. Dia terlalu istimewa. Ayo aku kenalkan kalian dengan tokoh spesial terfavorit dari seluruh alam semesta: Re Dirgantara. . Re Dirgantara adalah berandalan tingkat akut yang seperti pada remaja nakal umumnya. Tauran, merokok, sering bolos, dan berantam setiap harinya. Tapi siapa sangka kalau ia adalah peringkat 1 paralel di sekolahnya, dan memiliki iq 143? Kalau ditanya satu kata pertama yang bakal aku sebutin waktu aku baca ini adalah : gila. Karna memang gila. Bisa-bisanya dia bisa dapat peringk...