kamu apa kabar?

Her: "Halo."

Him: "Hah?"

Her: "Gak, aku cuma nyapa aja. Kamu apa kabar?"

Him: "Oh, aku baik."

Her: "Kelas barunya gimana? Asik?"

Him: "Asik-asik aja sih."

Her: "Temen-temen kamu gimana? Katanya kalian udah jarang main bareng ya karna pisah kelas?"

Him: "Ya."

Her: "Kamu gak mau nanyain aku balik?"

Him: "Hah? Buat apa?"

Her: "Nggak jadi deh."

Him: "Yaudah."

Gadis itu terdiam sebentar. Butuh berapa waktu lagi sampai pertanyaan basa-basi ini berhenti? Butuh berapa waktu lagi sampai mereka benar-benar berbicara serius barang hanya 1 menit?

Her: "Aku boleh jujur?"

Him: "Apa?"

Her: "Sebenarnya ini udah lama aku pendam sih, karna aku takut banget mau ngomong ini sama kamu. Tapi semakin lama di pendam rasanya semakin sesak, makanya sekarang aku mau ngomong ini ke kamu."

Gadis itu butuh 3 detik sebelum akhirnya kembali bersuara.

Her: "Aku kangen kamu."

Him: "Oh. Kenapa?"

Her: "Gapapa. Kangen aja. Kita udah lama gak ngobrol. Pas perpisahan kelas kemaren aku juga gak sempat ngobrol sama kamu."

Him: "Oh gitu."

Her: "Aku minta maaf kalau selama ini sering banget ganggu kamu. Maaf kalau aku sering chat kamu dengan obrolan yang gak penting itu. Maaf kalau selama ini aku berlebihan. Maaf kalau aku selalu jadi penghambat apapun yang kamu mau. Maaf."

Him: "Udah ngomongnya?"

Her: "Udah. Udah kok."

Him: "Aku duluan."

Her: "Iya. Hati-hati."


Yah, he doesn't miss me too. It's okay, i will try again.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Re Dirgantara

tips selama kelas 9

dunia ini terlalu tidak adil