Re Dirgantara
Topik kali ini sedikit berbeda. Kali ini aku mau nyeritain tokoh favoritku yang mungkin gak akan aku temuin di sudut dunia manapun.
Sebelumnya, kenalin aku Shafira. Aku biasa dipanggil Shafir, fira, dan nama panggilan lainnya. Aku suka membaca. Ada beberapa buku yang sudah aku baca, dan dari setiap buku pasti ada tokoh yang memiliki daya pikat untuk menarik pembacanya. Tapi tokoh yang satu ini berbeda. Tokoh yang satu ini terlalu memikat, sangat memikat. Dia bukan tokoh seperti kebanyakan. Dia terlalu istimewa.
Ayo aku kenalkan kalian dengan tokoh spesial terfavorit dari seluruh alam semesta: Re Dirgantara.
.
Re Dirgantara adalah berandalan tingkat akut yang seperti pada remaja nakal umumnya. Tauran, merokok, sering bolos, dan berantam setiap harinya. Tapi siapa sangka kalau ia adalah peringkat 1 paralel di sekolahnya, dan memiliki iq 143?
Kalau ditanya satu kata pertama yang bakal aku sebutin waktu aku baca ini adalah : gila. Karna memang gila. Bisa-bisanya dia bisa dapat peringkat satu padahal sering bolos (aku yang belajar sekarang pas keluar main lupa nangis banget bacanya).
Re tidak pernah mau kalah. Re tidak pernah mau disalahkan. Aku suka Re dan mungkin ini kalimat udah ke ratusan kalinya.
Re tidak perlu belajar lama untuk bisa memahami pelajaran. Re tidak perlu bersusah payah bergadang sampai malam untuk persiapan ujian. Re terlalu luar biasa dengan sikapnya yang ugal-ugalan.
Pada bab 19 buku A+ karya Ananda Putri, Re mengatakan bahwa "Expectations is the root of all heartache," (ekspektasi adalah ajar dari segala rasa sakit hati) dan aku 100% setuju. Dia juga pernah bilang kalau "Ekspektasi, harapan, dan mimpi adalah hal-hal paling mendasar yang bisa menyakiti hati manusia," dan itu benar. Yang Re bilang adalah kondisi kebanyakan manusia pada saat ini.
Dan pada bab lain Re pernah bilang "Genius itu bukan spesialisasi, genius itu mindset," dan aku baru sadar kalau yang Re bilang itu fakta. Semua orang bisa jenius. Semua orang bisa dapat ranking 1 kalau mereka bisa menanamkan mindset kalau mereka bisa. Kalau kita selalu merasa "paling yang dapat ranking 1 si A, aku paling ga masuk 3 besar," berarti kita sudah membatasi diri kita sendiri kalau kita cuma di bawah 3 besar. Karna kita sudah berfikir kalau kita sudah dibawah, berarti kita sama saja sudah membiarkan orang lain maju melewati kita.
Maksud Re, kita bisa saja dapat ranking 1 kalau kita yakin kita bisa dan tidak memberi batasan pada diri kita sendiri. Dan karna kalimat Re ini, pikiran ku menjadi sangat terbuka. Yaa walaupun di kelas 9 ini aku jauh dari 20 besar, setidaknya mindset yang ditanamkan Re bisa menjadi pedoman aku untuk nanti, nanti dan nanti.
Re terlalu jenius, Re terlalu pintar. Dan aku juga terlalu jatuh cinta kepadanya. Aku merasa sosok Re hidup karna memang dia semenarik itu.
Untuk Re, i want you to know that i thankyou for every motivation you gave to me and others readers. I thank youu.
.
Re adalah tokoh utama dari novel A+ karya Ananda Putri, dan masih tersedia di wattpad chocotwister. Jadi, sudah siap untuk jatuh cinta kepada Re?
AAAA REEEE ❤❤❤❤
BalasHapusPUNYAA AKUUUU
Hapus