Setidaknya Selamanya
Ini sudah hampir satu tahun dan perasaan itu masih ada.
Kamu ingat tidak diskusi matematika kita diujung kelas yang tidak sampai satu menit itu? Atau
mata kita yang selalu bertemu di mata pelajaran tertentu? Atau mungkin
pertanyan-pertanyaan ku yang kamu jawab seadanya?
Mungkin kamu
lupa, tapi aku tidak akan pernah lupa. Aku masih ingat bagaimana percakapan
pertama kita yang sangat tidak sengaja terjadi. Aku masih hafal dialog yang
kamu ucapkan saat diskusi tidak sengaja itu terjadi. Aku masih terbayang kalimat
yang kamu ucapkan yang sampai sekarang masih menjadi alasanku untuk tidak pergi
dari ruangmu.
Kalau
seandainya kamu membaca tulisan singkat tanpa awalan ini, kamu harus tau that I
miss you so bad.
Rasanya
sesak. Semuanya hanya sebatas “dulu” yang tidak bisa terulang lagi. Aku gak
bisa menyalahkan siapapun atas kamu yang sekarang jauh. Aku gak bisa marah
karna gak ada yang perlu aku marahin, semua berjalan sesuai alur disini.
Ini sudah
hampir satu tahun dan perasaan itu masih ada. Kalau kamu bertanya sampai kapan
aku bertahan?
Setidaknya
selamanya.
ooohh hujaann bacalah ini
BalasHapusaamiin jangan?
Hapus